Infokerinci.co.vu - Kerinci (19/5), komplek peninggalan
penjajahan
Belanda, yang berada di Desa Pendung Talang Genting, Kecamatan Danau Kerinci - Kabupaten Kerinci - Jambi, areal bangunan situs peninggalan Belanda ini, tentu merupakan pemandangan
menarik. Apalagi berkembang di masyarakat Daerah ini di jadikan Belanda pada kala itu sebagai Sumber Perekonomian yang berbasis Pertanian dan Pariwisata.
Saat ini masyarakat sekitar mulai memberdayakan kembali tempat ini karena memiliki nilai historis yang luar biasa bagi perkembangan ekonomi masyarakat Kerinci, khususnya Desa Pendung Talang Genting, lihat saja pada zaman kolonial belanda Tempat ini di jadikan Tempat Pabrik Kopi terbaik saat itu, dan di sampingnya ada Kolom Pertiwi yang sangat mengejukkan mata, namun setelah itu semua di tinggalkan begitu saja.
Nah pada saat ini Pemerintahan Desa bersama -sama dengan masyarakat Desa Pendung Talang Genting Fokus untuk Mulai Kembali Mengembangkan Potensi ini agar masyarakat mendapat manfaat ketika tempat ini sudah bagus, ujar Kepala Desa Usman Bagawi kepada Infokerinci.co.vu
Ucapnya Lagi "Belanda saja datang Kedesa Pendung Talang Genting ini untuk mengambil Hasil Pertanian (Kopi) tapi kita terlena dan membiarkan begitu saja, sangat disayangkan sekali Potensi ini kita abaikan.
Bisa dibayangkan setelah kita mencoba untuk menelusuri
kawasan ini, tergambar dalam benak kita bahwa pada masa itu penjajah yang
datang kewilayah Kerinci dan menduduki Desa Pendung Talang Genting ini khususnya bisa dikatakan maju dijamannya. Untuk bisa
membangun kawasan komplek seperti itu bukan hal mudah, tentu yang menjadi
korban kala itu adalah masyarakat yang dijadikan sebagai pekerja-pekerja
mereka. Sekarang situs peninggalan itu merupakan salah satu potensi wisata yang
menarik minat para pelancong untuk dapat melihat secara langsung bagaimana
peradaban zaman dahulu didaerah itu. (Rinaldi)

0 Comments:
Posting Komentar