Mahasiswa cinta Jambi Desak Gubernur Komitmen Masalah Korupsi Jambi sesuai pernyataan Debat Kandidat tahun 2015, yakni mundur dari jabatan sebagai Gubernur

Kerinci - Mahasiwa Cinta Jambi gelar aksi keratif di depan kantor Gubernur Jambi untuk menelaah kebijakan dan melihat kinerja Gubernur Jambi pasca tersangka, dalam aksi keratifnya yang dimulai dengan rentetan kegiatan nonton bareng tentang kejayaan Jambi serta debat kandidat Gubernur Jambi yang melihat bagaimana tanggapan Gubernur Jambi saat itu tentang korupsi, dalam stegmennya Zumi Zola (melalui pemutaran video debat kandidat) menyampaikan bahwa ketika ada pejabat yang terkena korupsi maka mereka wajib mengundurkan diri artinya mahaiswa ingin melihat kembali apakah gubernur jambi konsisten terkait peryataan tersebut sewaktu debat kandidat gubernutr tahun 2016 layaknya kesatria orang kayo hitam yang berani.

Selain rentetan kegiatan aksi kreatif dengan nonton bareng , mahasiswa jambi juga menyuarakan aspirasinya dengan puisi dan orasi tentang belasungkawa keadaan Prov Jambi dimana mereka menyampaikan bahwa Jambi sudah darurat korupsi. Koor kegiatan yakni mahaiswa Universitas Jambi yakni Ari Anggara menyampaikan ke awak media bahwa rentetan kegiatan tersebut dilakukan untuk menyampaikan tuntutan berbagai elemen mahasiswa seperti meminta memeriksa semua pihak yang terlibat dalam kasus OTT Provinsi Jambi mulai dari Pemprov hingga berbagai pihak lainnya dan tuntutan lainnya seperti meminta KPK segara menahan Gubernur Jambi dan latar belakang tuntutan tersebut didasari oleh rentetan kejadian dan pernyataan yang disampaikan gubernur jambi Zumi Zola sebelum menjabat.

Tuntutan itu dicanangkan melalui berbagai kajian mulai dari diskusi ruang kelas mahasiswa sampai pada aksi kreatif yang dilakukan, artinya tidak menutup kemungkinan bahwa mahaiswa pun akan menggeruduk kantor Gubernur Jambi disiang hari apabbila KPK tidak segera menahan Gub jambi melalui status tersangkanya dan memeriksa seluruh anggota DPRD yang terlibat. Mahasiswa cinta jambi desak gubernur komitmen masalah koruspi jambi sesaui pernyataan debat kandidat tahun 2015, yakni mundur dari jabatan sebagai Gubernur Mahasiwa Cinta Jambi gelar aksi keratif di depan kantor Gubernur Jambi untuk menelaah kebijakan dan melihat kinerja Gubernur Jambi pasca tersangka, dalam aksi keratifnya yang dimulai dengan rentetan kegiatan nonton bareng tentang kejayaan Jambi serta debat kandidat Gubernur Jambi yang melihat bagaimana tanggapan Gubernur Jambi saat itu tentang korupsi, dalam stegmennya Zumi Zola (melalui pemutaran video debat kandidat) menyampaikan bahwa ketika ada pejabat yang terkena korupsi maka mereka wajib mengundurkan diri artinya mahaiswa ingin melihat kembali apakah gubernur jambi konsisten terkait peryataan tersebut sewaktu debat kandidat gubernutr tahun 2016 layaknya kesatria orang kayo hitam yang berani. Selain rentetan kegiatan aksi kreatif dengan nonton bareng, mahasiswa jambi juga menyuarakan aspirasinya dengan puisi dan orasi tentang belasungkawa keadaan Prov Jambi dimana mereka menyampaikan bahwa Jambi sudah darurat korupsi. Koor kegiatan yakni mahaiswa Universitas Jambi yakni Ari Anggara menyampaikan ke awak media bahwa rentetan kegiatan tersebut dilakukan untuk menyampaikan tuntutan berbagai elemen mahasiswa seperti meminta memeriksa semua pihak yang terlibat dalam kasus OTT Provinsi Jambi mulai dari Pemprov hingga berbagai pihak lainnya dan tuntutan lainnya seperti meminta KPK segara menahan Gubernur Jambi dan latar belakang tuntutan tersebut didasari oleh rentetan kejadian dan pernyataan yang disampaikan gubernur jambi Zumi Zola sebelum menjabat.

Tuntutan itu dicanangkan melalui berbagai kajian mulai dari diskusi ruang kelas mahasiswa sampai pada aksi kreatif yang dilakukan, artinya tidak menutup kemungkinan bahwa mahaiswa pun akan menggeruduk kantor Gubernur Jambi disiang hari apabbila KPK tidak segera menahan Gub jambi melalui status tersangkanya dan memeriksa seluruh anggota DPRD yang terlibat.

Koor Aksi kreatif yang dilakukan pada tgl 20 Maret 2018 yakni Ari Anggara menyampaikan dengan lugas bahwa jambi tidak akan baik apabila dipimpin oleh orang yang terjerat hukum kegiatan hari ini dilakukan untuk menyampaikan hal tersebut bahwa jambi sedang ada masalah besar dibalik nama besar Jambi yang pernah disandang melalui pimpinan Orang Kayo hitam, selain itu Ari juga menyampaikan bahwa jambi tidak akan baik apabila diwakili oleh para pejabat yang menerima suap. Aksi kreatif ini diikuiti oleh berbagai mahasiswa di Jambi baik itu dari mahaiswa Universitas Jambi ataupun dari UIN Jambi, aksi kreatif ini diikuti oleh sekitar 200 mahaiswa aktif dan jumlah ini merupakan jumlah yang sedikit menurut ansori karna jika mahaiswa semuannya turun maka akan lebih dari itu sehingga kami akan terus berada pada barisan untuk KPK segera merealisasikan keinginan mahasiswa. Kami melakukan aksi kreatif ini guna untuk menyampaikan kepada public bahwa Jambi sedang ada masalah besar yakni darurat korupsi. (Ari)
Share on Google Plus

About Anonim

Media Online Resmi yang diterbitkan oleh PT. Media Geger Nusantara

0 Comments:

Posting Komentar