Belum kembalikan biaya Survey, Monadi akan dilaporkan ke Polisi


Kerinci - Seperti diketahui, sebelum ditetapkan pasangan calon Bupati Kerinci sempat viral berita calon yang gagal maju, seperti Fadli Sudria dan Tafyani Kasim, menuntut pengembalian sejumlah dana yang diketahui merupakan uang survei.

Besaran uang survei sendiri bervariasi, sesuai aturan yang ditetapkan partai saat pendaftaran calon. Satu partai uang yang disetorkan mencapai puluhan juta. Seperti di Golkar kandidat wajib setor Rp 20.625.000, sedangkan di PDIP sebesar Rp 37.600.000.

Tuntutan itu dilakukan karena, sesuai komitmen awal saat pendaftaran, kandidat yang direkomendasikan partai  akan mengembalikan dana survei tersebut. Bahkan, dalam perjanjian uang itu harus dikembalikan maksimal sebulan pasca dikeluarkannya rekomendasi resmi dukungan dari DPP.

Terpisah, Ketua DPD II Golkar Kerinci, Sartoni berjanji pihaknya akan segera mengembalikan uang survei tersebut. "Dalam waktu dekat ini kita kembalikan," ujarnya.

Sementara bakal calon yang menuntut biaya survey sudah mulai berang dengan komitmen ini. 
Jika tidak dilunaskan dalam waktu dekat,  Monadi selaku kandidat yang mendapatkan rekomendasi partai golkar dan PDIP akan dilaporkan ke Polisi. (p)

Share on Google Plus

About Anonim

Media Online Resmi yang diterbitkan oleh PT. Media Geger Nusantara

0 Comments:

Posting Komentar