Monadi diminta kembalikan dana survei ke bacabup dari Golkar dan PDIP

Kerinci - Gagal maju di Pilkada Kerinci 2018, dua kandidat di Kerinci. Yakni, Fadli Sudria dan Tafyani Kasim bereaksi dengan meminta PDIP dan Golkar kembalikan sejumlah dana yang diketahui merupakan uang untuk menjalankan survei.

Dana survei dikabarkan 30 juta tiap calon yang mendaftar di PDIP dan 20 juta setiap calon yang mendaftar di Golkar. Saat ini dua partai ini mendukung Monadi - Edison,  tentunya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati ini harus segera mengembalikan dana survei ini.

Sesuai komitmen awal saat pendaftaran, kandidat akan mengembalikan dana survei tersebut maksimal sebulan paska dikeluarkannya rekomendasi resmi dukungan dari DPP, dan yang bertanggung jawab untuk menagih di calon yang diusung adalah pengurus partai politik.

"Itu komitmen awal, bagi yang tidak didukung maka uang survei akan dikembalikan," kata Fadli Sudria, mantan Bacabup Kerinci.

Dia tak menyangka sikap kedua parpol tersebut. Menurutnya, partai besar seperti Golkar dan PDIP tidak sepantasnya mengingkari perjanjian sesuai dengan persyaratan saat pertama kali mendaftar.

"Bagaimana partai mau memenangkan calon, jika hal sekecil ini saja tidak komit," sesalnya.

Tak berbeda dengan Fadli Sudria, Hal senada juga disampaikan H Tafyani Kasim (HTK). Menurutnya, itu merupakan komitmen awal saat mendaftar. Dimana jika tidak diusung kata HTK, maka uang survei harus dikembalikan.

"Ya itukan janji mereka dan hak bagi kandidat yang bayar dan tidak diusung atau terpilih, diharapkan mereka bayar agar tidak timbul permasalahan yang berakibat kepercayaan masyarakat ke partai," ungkap Tafyani.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kabupaten Kerinci, Edison yang juga merupakan calon Bupati Kerinci mendampingi Monadi, belum bisa dimintai keterangannya terkait pengembalian uang survei tersebut. Saat coba dikonfrimasi melalui nomor ponselnya, terdengar nada tidak aktif.

Begitu juga dengan Ketua DPD II Golkar Kerinci, Sartoni. Beberapa kali dihubungi melalui nomor telepon yang biasa digunakannya, belum direspon.

Share on Google Plus

About Anonim

Media Online Resmi yang diterbitkan oleh PT. Media Geger Nusantara

0 Comments:

Posting Komentar