KERINCI - Hingga pukul 03.30 Tanda Terima penyerahan berkas pasangan calon Bupati Kerinci Zainal Abidin dan Calon Wakil Bupati Arsal Apri diserahkan KPU D Kabupaten Kerinci. Pasalnya alotnya Pleno komisioner KPU Kabupaten Kerinci dalam pembuktian berkas yg diserahkan oleh Pasangan ZA - AA.
Pasangan ini menyodok maju di injury time. ZA-AA berhasil menyalip pasangan Monadi-Edison di menit menit akhir dengan menggaet Partai Gerindra dan Partai kebangkitan Bangsa (PKB). Kedua partai itu menarik dukungan dari Monadi-Edison (Modis).
Zainal Abidin-Arsal Apri resmi mendaftar ke KPU Kerinci pada Rabu malam. Keduanya sampai ke KPU Kerinci sekitar pukul 22.35 wib. Saat konferensi pers, Zainal mengatakan dia baru sampai di Kerinci pada malam terakhir pendaftaran. Sebelumnya masih di Jakarta, langsung ke Jambi dan Kerinci. "Perjalanan panjang, proses begitu panjang, mungkin kita sudah mengetahuinya saat ini. Itulah retorika dalam politik," ujarnya.
Zainal Abidin menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kerinci yang telah mendoakan mereka hingga mendapatkan partai pengusung. "Saya katakan terima kasih, doa kita semua sudah dijawab saat ini," jelasnya.
Zainal pun menjelaskan bahwa, kenapa dirinya mendadak memilih Arsal. Dia yakin Arsal yang merupakan mantan dari Kopasus, tentunya merupakan petarung yang bisa benar-benar membangun kerinci kedepannya. "Yakinlah, saya tidak akan perlakukan beliau (Arsal,red) seperti yang lainnya," sebutnya.
Bahkan Zainal Abidin menegaskan bahwa setelah mendaftar, dia dan pasangannya akan melakukan konsilidasi. Untuk wilayah hilir, tim Kerinci hilir sudah terbentuk bahkan sudah terbentuk di tingkat kecamatan dan Desa.
Sementara itu, Komisioner KPUD Kerinci devisi teknis, Kumaini mengatakan, terkait dengan rekomendasi Partai Gerindra, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan petugas penghubung di DPP Gerindra pusat. " Hasil koordinasi dengan LO, mereka sudah membenarkan telah menarik dukungan, dan dukungan tersebut telah diserahkan kepada paslon Zainal - Arsal," ungkap Khumaini.
Setelah mendapatkan kepastian tersebut, KPU Kerinci langsung melakukan pencoretan dukungan Gerindra - PKB yang diserahkan oleh paslon Monadi - Edison, yang disaksikan langsung oleh Panwaslu, Polres, salah satu partai pengusung pasangan Modis, dan juga LO dari Modis dan KPU secara bersama. "Setelah menerima itu, lalu memanggil pihak dari parpol pengusung, LO dan pasangan modis, dan mereka telah mengetahui dan meyaksikan secara langsung," jelasnya.
Sementara itu, pengamat politik mengatakan, di Kerinci saat ini masih menggunakan politik berdasarkan kewilayahan, basis, sosiologis, sehingga sangat berpengaruh terhadap pemilih. Dengan majunya, Zainal Abidin dari wilayah Kerinci Hilir akan berpeluang besar untuk memenangkan 37% suara dari Hilir.
Menurut dia, Zainal berpeluang besar menang karena dia lah satu- satu nya calon dari Keterwakilan Hilir dan bisa mengambil suara dari tengah. Sedangkan di Hulu ada 2 pasangan yang bakal maju pada pilkada, sehingga suara akan terpecah. " Suara Kerinci Hilir akan bulat ke Zainal. Dan Zainal bisa menggerus suara tengah dengan adanya pak Arsal. Sedangkan Adi rozal dan Monadi berebut suara di Hulu dan Tengah, sehinggi Hilir akan sulit tersentuh," pungkasnya.
Berdasarkan pemetaan mata pilih dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2015 lalu, untuk Kerinci Hilir, kecamatan Keliling Danau 20.832 pemilih, Sitinjau Laut 13.779 pemilih, Batang Merangin 9.696 pemilih, Bukit Kerman 11.929 pemilih, Danau Kerinci 17.156 Pemilih, Gunung Raya 7.759 Pemilih.
Diwilayah Kerinci Tengah Kecamatan Air Hangat tercatat sebanyak 10.739 pemilih, Air Hangat Barat 9.834 pemilih, air hangat timur 17.390 pemilih, Depati Tujuh 13.912 pemilih. Sedangkan diwilayah Kerinci Mudik seperti kecamatan Gunung Kerinci 10.983 pemilih, Gunung Tujuh terdata sebanyak 10.994 pemilih, Kayu Aro 15.690 pemilih, Kayu Aro Barat 15.508 pemilih, Siulak 22.150 pemilih dan Kecamatan Siulak Mukai sebanyak 9.468 pemilih.
0 Comments:
Posting Komentar