KERINCI,GK-Partai politik
sudah banyak menentukan arah dukungan di Pilkada Kerinci yang dihelat 27 Juni
2017 tahun depan. Dua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati sudah
memastikan akan berlaga. Dua paslon itu adalah Adi Rozal – Ami Taher yang
diusung koalisi PAN dan PPP. Monadi Murasman yang kabarnya diusung koalisi
gemuk, Nasdem, Demokrat, Gerindra dan PDI-Perjuangan.
Namun, paska Edison (Ketua
DPD PDI-Perjuangan) yang disebut –sebut akan mendampingi Monadi yang tidak lain
anak kandung mantan Bupati Kerinci periode 2009-2014, partai Golkar goyang. Goyangnya
dukungan partai beringin rindang itu disebabkan Monadi akan berpasangan dengan
Edison dan bukan dari kader partai Golkar.
“Kita mendapatkan kabar
bahwa Edison berpasangan dengan Monadi. Kita amat kecewa. Golkar juga memiliki
calon wakil Bupati yang sudah diajukan ke DPP. Yaitu, Sartoni, Boy Edwar dan
saya sendiri,” ujar Sekretaris DPD II Partai Golkar Kerinci.
Kecewanya internal partai
Golkar Monadi akan berpasangan dengan Edison membuat Partai Bulan Bintang (PBB)
mulai berputar arah. Pasalnya, gagalnya Fadli Sudria mendapatkan tambahan
partai pengusung, PBB mengarahkan dukungan kepada Tafyani Kasim. Apalagi, sebelumnya
Tafyani Kasim mengaku dan optimis akan diusung oleh partai Golkar. Jika PBB dan
Golkar berkoalisi, koalisi ini bisa menjadikan satu pasangan calon lagi. Sebab,
partai Golkar memiliki 5 kursi dan PBB memiliki dua kursi di DPRD Kerinci.
“Kita mendapatkan kabar
bahwa Tafyani optimis mendapatkan partai Golkar. PBB sendiri sudah mengeluarkan
izin prinsi untuk Tafyani Kasim,” terangnya
Ketua DPD II Partai Golkar
Sartoni mengaku partai Golkar sudah memplenokan untuk pilbup Kerinci mengusung
Monadi Murasman. Bahkan, pleno penetapan Monadi itu sudah dilakukan jauh
sebelumnya.
GEGERONLINE.COM

0 Comments:
Posting Komentar