Semua hanya tinggal kenangan, memperbaiki diri kedepan ini yang harus dilakukan.
Menata jalan menuju perubahan harus punya pembenahan, tidak terasa semua beranjak begitu cepat, semua sudah tidak nampak, hanya langkah setapak demi setapak yang menjadi petunjuk untuk berpijak.
Entah sampai bila kesempatan ini diberikan sang maha kuasa, kehendaknya akan datang dengan tiba-tiba, kita tak tau apakah ada kesiapan yang layak untuk menghadapi itu semua.
Berserah diri dan berusaha itu kewajiban kita untuk menjadi insan yang pantas akan dirinya.
Berbarengan dengan itu semua disanubari sang hamba mengharapkan rahmat dan ridhanya, sebuah langkah kecil yang mulai saat ini akan berbenah senantiasa berharap akan bimbingannya dalam mencapai itu semua.
Kerelaan sang hamba pada sang maha pencipta tidak akan ada keraguan terhadap keputusan mutlaknya hingga ikhtiar tiba pada penghujung takdirnya. (M. Hasyim).

0 Comments:
Posting Komentar