infokerinci.com - Kerinci, Senin (9/11) adalah hari ulang tahun Kabupaten Kerinci. Pagi ini kepala SKPD Sekabupaten Kerinci dan unsur Muspida berkumpul di kantor DPRD Kabupaten Kerinci untuk memperingati hari Ulang Tahun Kabupaten Kerinci. Sehingga aksi damai yang dilakukan oleh Aliansi Anti Korupsi didinas Pendidikan kabupaten kerinci dan Kejaksaan Negeri Sungai Penuh tidak berhadapan langsung dengan pimpinan instansi.
Dari pantauan infokerinci.com dilapangan, dalam orasi koordinator lapangan Cecep Randa Pranta, S.Pd menyampaikan bahwa tuntutannya batalkan proses pengadaan barang dan jasa di dinas pendidikan kabupaten kerinci.
"Kami meminta kepada Kepala Dianas Pendidikan Kabupaten Kerinci untuk membatalkan proses pengadaan barang dan jasa di dinas pendidikan kabupaten kerinci tahun 2015. karena disini kami menduga banyak sekali terdapat kecurangan sehingga memenangkan salah satu perusahaan," tegas korlap.
Dalam hal ini dijawab oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, "Kepala Dinas sedang mengikuti acara di DPRD, pesan ini aakan kami sampaikan ke Kepala Dinas nantinya." sebutnya.
Sedangkan di Kajari dalam Orasi Dianda Kurniawan, S.Pd mempertanyakan kasus Pengadaan Diknas tahun 2014.
"Disini kami ingin menanyakan sejauh mana kasus dugaan korupsi di dinas pendidikan tahun 2014?"
Dan Kasi Intel kejaksaan Negeri Sungai penuh pun menjawab, "Saya takut jawaban saya nanti salah, dan tunggu penjelasan langsung dari Kajari Sungai Penuh,"ungkapnya.
Mendengar jawaban ini, Aliansi Anti Korupsi kecewa dengan jawaban tersebut. dan meminta kepada Kapolres Kerinci untuk mengambil alih kasus ini karena dinilai Kajari Sungai Penuh tidak mampu dalam menangani kasus ini.
Pantauan infokerinci.com di lapangan, sempat terjadi adu fisik antara pendemo dengan pihak keamanan karena pihak pendemo meminta jaksa untuk keluar dan berada di depan barisan polisi.


0 Comments:
Posting Komentar