infokerinci.com - Sungai penuh (25/10) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sungaipenuh, menyelenggarakan debat terbuka pasangan Calon wali kota dan Calon wakil wali kota Sungaipenuh. Tim ahli yang menyiapkan materi terdiri dari Dr Hariadi, Dr Ali Idrus, dan Dr Helmi.
Salah seorang tim pakar yang Dr Hariadi menyebutkan, materi yang disiapkan adalah 200 persen dari yang dibutuhkan. Ekonomi 6, pendidikan 6, hukum can tata kelola pemerintahan juga 6.
"Untuk soal atau materi debat hari ini, tim pakar sudah melakukan seleksi bersama yang dihadiri oleh tim kampanye, Panwas, KPU, dan kepolisian," kata dosen Universitas Jambi ini.
Dari pantauan infokerinci.com, semua materi debat ditempatkan dalam tiga kotak terkunci berdasarkan kategori yang ditentukan.
Sebelum debat dimulai, ketua KPU Sungaipenuh, Doni Umar mengatakan bahwa debat kali ini merupakan salah satu tahapan kampanye yang dilaksanakan oleh KPU.
"Kita berharap debat ini akan lebih memberikan informasi kepada masyarakat tentang visi dan misi calon walikota dan wakil walikota Sungaipenuh, dan debat ini kita harap tidak menjadi ajang saling menjatuhkan" ungkapnya.
Sebelum debat dilaksanakan, profil masing-masing calon ditampilkan, Menariknya, masing-masing calon mempunyai moto hidup yang berlainan. Berikut moto mereka:
Calon Walikota nomor urut 1, Asafri Jaya Bakri, mempunyai moto tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah. Sementara pasangannya Zulhelmi memiliki moto sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang berguna untuk orang banyak.
Sementara calon walikota nomor urut 2, Herman Mukhtar memiliki moto bersih, jujur dan amanah. Nuzran Joher yang menjadi pasangan Herman Mukhtar memiliki moto luruskan niat, sempurnakan usaha.
Calon walikota nomor urut 3, Ferry Satria mempunyai moto hidup pelan tapi pasti. Sayangnya, Buzarman tidak mencantumkan moto pada profil yang ditampilkan KPU.
0 Comments:
Posting Komentar