HM-NJ dinilai Layak Pimpin Sungai Penuh

Tokoh Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Jakarta, H.Syahruddin Semat menilai Kota Sungaipenuh tidak memiliki sumber daya alam yang cukup untuk mengimbangi tuntutan perkembangan zaman dan kebutuhan penduduk yang terus meningkat.

Karena itu, pemimpin Kota Sungaipenuh mendatang harus memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, dan emosional (bebet) yang teruji, disertai kondisi fisik dan finansial (bobot) yang kuat, dilandasi pula oleh latar belakang keluarga (bibit) yang terpuji. “Dia harus kreatif, visoner, dedikatif, inovatif, pekerja keras, sportif, berkarakter, demokratis, empatis, dapat dipercaya, dan bertanggungjawab”, ujar H.Syahruddin Semat kepada petisinews.com belum lama ini.

Sarjana angkatan pertama dari Kota Sungaipenuh itu mengemukakan bahwa jika dilihat dari kriteria di atas, Herman Mukhtar adalah figur warga Sungaipenuh luar daerah yang pantas sebagai calon Walikota, bahkan menjadi orang nomor satu di Kota Sungaipenuh.

“Kesimpulan ini bukan tanpa alasan, tetapi dilandasi oleh pengamatan, penilaian mendalam dan komprehensif, baik langsung maupun tidak langsung, terhadap fakta tentang latar belakang pribadi dan kiprahnya selama bermukim di Kota Bandung,” kata dia.

Sementara itu, penilaian serupa juga disampaikan oleh Evi Sofandi, kandidat Doktor dan Peneliti Lembaga Penelitian Indonesia (LIPI). Ia menilai bahwa Kota Sungaipenuh saat ini membutuhkan figur pemersatu yang dapat membawa Kota Sungai Penuh kearah masa depan yang lebih baik.

Secara kasat mata, kata dia, Kota Sungaipenuh belum nampak perubahan yang signifikan. Pembangunan sarana infrastruktur jalan dan irigasi misalnya masih bersifat normatif ,tidak banyak perubahan yang berarti.

Hal itu, kata dia, terlihat dari banyak sawah sawah rakyat yang kekurangan air bila musim kemarau dan kebanjiran bila musim hujan. Bahkan di daerah 3 desa di Tanjung Rawang, lahan-lahan persawahan menjadi danau yang merendam ratusan hektar sawah sawah rakyat, sementara upaya untuk mengembangkan industri kecil dan ekonomi kreatif di daerah daerah pinggiran dan daerah minus belum menyentuk ke akar masalah.

Secara pribadi saya melihat Pemerintah Kota Sungai Penuh hingga saat ini belum memiliki konsep yang jelas kemana arah pembangunan Kota Sungaipenuh mau di bawa.

 “Untuk melakukan sebuah perubahan, tidak ada jalan lain bagi masyarakat Kota Sungaipenuh selain bersatu padu, dan saya kira sosok HM bagi masyarakat alam Kerinci merupakan salah satu tokoh masyarakat alam Kerinci (Sungai Penuh-Kerinci) yang dapat mempersatukan dan mempererat adat dan budaya suku Kerinci, apalagi saat ini beliau adalah tokoh MPK-Indonesia “, kata Evi Syofandi. (bvj)
Share on Google Plus

About pebi

Media Online Resmi yang diterbitkan oleh PT. Media Geger Nusantara

0 Comments:

Posting Komentar