infokerinci.co.vu, Kerinci - Tidak kurang dari 30 orang
Pengurus ,anggota Lembaga Kerapatan Adat Alam Minang Kabau dan Bundo Kanduang Kota Solok selama 3 hari
sejak rabu hingga jumat kemaren
melakukan kunjungan kerja
sekaligus melakukan silaturahmi
dengan H.Candra Purnama,SH. MH
dan para pemangku adat dan tokoh
masyarakat nenek empat Betung Kuning
Hiang dan Nenek Limo Hiang Kecamatan Sitinjau Laut Kabupaten Kerinci.
Kehadiran para tokoh tokoh LKAAM dan
Bundo Kanduang dari Kota Solok
memberikan warna tersendiri dalam
memperkokoh nilai nilai silaturahmi dan merajut serta memperkokoh nilai nilai budaya
dan kearifan lokal yang dimiliki oleh masing masing daerah.
Pengamatan wartawan media ini sejumlah tokoh tokoh adat termasuk Depati Atur Bumi, Depati Mudo Penawar dan
pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Kerinci Kabupaten Kerinci terlihat menghadiri acara kunjungan kerja dan silaturahmi pengurus
LKAAM Kota Solok.
Secara panjang lebar Nazaruddin Said,BA Gelar Depati Atur Bumi memaparkan asal usul Pariangan Tinggi Luhak Alam
Kerinci dan hubungan kekerabatan dengan alam minangkabau.
Acara silaturahmi LKAAM Kota Solok di Hiang
dihadiri , Kepala Dinas Disporaparbud Kota Solok dan beberapa orang staf
, Camat Sitinjau Laut , pengurus BKMT
para pemangku pemangku adat dan tokoh masyarakat Hiang Kecamatan Sitinjau Laut
Kabupaten Kerinci
“Pak Chandra
adalah bagian dari masyarakat Kota Solok”
Disela sela kegiatan silaturahmi di Kediaman Keluarga H.Candra Purnama di
Betung Kuning Hiang , wartawan media ini melakukan wawancara
khusus dengan H. Rusli
Khatib Sulaiman Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau Kota Solok.
Kepada wartawan media ini H.Rusli Khatib Sulaiman mengemukakan
bahwa secara pribadi sosok
H. Chandra Purnama,SH. MH merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari warga masyarakat Kota Solok, beliau meniti
karir dimula dari Kota Solok, sejumlah
jabatan telah dipercayakan oleh
pemerintah Kota Solok pada masa itu, bahkan ketiga orang
putra-putri beliau semua nya lahir di
Kota Solok.
Selama bertugas di Kota Solok sosok H.Candra Purnama,SH dikenal luas oleh masyarakat dan jajaran pemerintah
Kota Solok termasuk di kalangan para pemangku pemangku adat , dan pribadi
Candra Purnama dikenal sebagai pribadi
yang santun dan selama bertugas di Kota
Solok sampai saat ini beliau merupakan mantan birokrat yang bersih dan memiliki kepribadian yang baik, belum pernah
kita melihat dan mendengar beliau punya catatan buruk dengan masyarakat baik di Kota Solok, Kabupaten Kerinci dan kota Sungai Penuh maupun dengan jajaran
pemerintahan, dan beliau disamping bersih
beliau juga seorang tokoh adat
dan menjadi panutan baik bagi
sesama aparatur negara maupun dengan masyarakat dan lingkugannya.
Menjawab pertanyaan tentang
munculnya “Baliho-Baliho Chandra
Purnama di berbagai tempat strategis dalam Kota Solok, dengan nada diplomatis
H.Rusli Khatib Sulaiman menyebutkan
bahwa Kota Solok pada bulan Desember mendatang akan melaksanakan pesta Demokrasi Pemilihan Kepala
Daerah, dan wajar wajar saja jika Baliho Pak Candra Purnama tampil di banyak tempat dalam Kota Solok,
dan ini merupakan pertanda bahwa Pak
Candra Purnama akan kembali pulang ke kampung halamannya di Kota Solok tempat
beliau dulu juga pernah mengabdikan diri dan
hidup bersama sama masyarakat di Kota Solok.
" Pada era Demokrasi memang banyak
pilihan untuk mendapatkan sosok pemimpin, dan Pak Chandra Purnama termasuk
salah seorang kandidat yang sangat di perhitungkan oleh masyarakat di Kota
Solok, dan masyarakat dengan bebas dapat
menentukan sikap dan menjatuhkan pilihan
kepada sosok figur yang mereka kehendaki" Kata H.Rusli Khatib Sulaiman.
Tentang kemungkinan Candra Purnama akan menjadi Balon Kandidat Wakil Walikota
yang berpasangan dengan kandidat Incumben, - Ketua LKAAM Kota Solok dengan
nada halus menyebutkan bahwa. "Jika Allah menghendaki semuanya bisa terjadi,
yang jelas saat ini Pak Chandra Muncul dengan Potret pribadi pada Baliho yang telah terpasang, soal akan
mendamping Incumbent kita belum bisa memastikan karena KPU belum membuka pendaftaran dan belum tampak adanya Baliho yang menampilkan balon kandidat secara berpasangan, dan semua
itu bisa bisa saja terjadi jika memang
Allah menghendaki apapun bisa saja terjadi”. Pungkas H. Rusli
Khatib Sulaiman. (Budhi.Vj/kerincidoogle.com)

0 Comments:
Posting Komentar