Mengendarai Vixion, 3 oknum TNI berseragam lengkap dan membawa
senjata laras panjang, menggeber-geber motornya di depan para Polantas
yang sedang asik menyetop pengendara.
“Kau razia apa ini? Apa yang kalian razia? Mana plang razianya?
Jangan suka hati main tilang dan minta duit saja,” bentak oknum TNI yang
memakai jaket namun tampak laras panjangnya digendong.
Sontak sejumlah Polantas gugup. Sebagian merapat untuk menenangkan
anggota TNI yang marah itu. “Sabar Bro, kan bisa kita selesaikan
baik-baik,” ujar salah seorang Polantas, coba mendinginkan.
Bukannya makin tenang, salah seorang anggota TNI memalangkan sepeda motornya di tengah jalan.
“Apa kau bilang sabar Bro, bukan Bro kau aku! Saudara kami kau tilang
kau mintai duitnya, berani kali kau,” ujar salah seorang anggota TNI
yang memalangkan sepeda motornya ke tengah jalan.
Cekcok pun sempat terjadi. Bahkan salah seorang anggota TNI mendorong salah seorang Polantas dan memakinya.
Kericuhan itu sontak jadi tontonan warga. Banyak yang membela oknum
TNI tersebut sambil bersorak. “Ayo Pak TNI, gas aja laler ijo itu, buat
pengendara sini dan warga jadi kuatir,” ujar salah seorang warga.
Teriakan tersebut disambut sorakan warga.
Pengendara yang melintas jadi berhenti untuk melihat kericuhan.
Seorang polantas kembali dimaki dan didorong. “Kau lihat aku, jangan kau
atur terus jalan itu. Ini kau tilang udah saudara kami, cemana ini
urusannya,” ujar salah seorang oknum TNI tersebut.
Satu per satu Polantas menghindar. Bahkan ada yang langsung engkol
sepeda motor dan pergi. Ada pula yang lawan arah dan ada yang pura pura
berjalan sambil mendorong motornya dan di ujung jalan mengengkol
motornya lalu kabur.
Seorang polisi berpangkat Ipda coba menenangkan. “Udah Pak, kita selesaikan saja ayok Pak di kantor,” ujarnya menenangkan.
Karena malu dilihat warga dan pengendara, akhirnya para anggota TNI
ini ikut. Seorang anggota TNI itu mengatakan kesal dengan main tilang
Polantas. “Masa main tilang aja dia, kan lengkap motor saudara kami
ini,” ujarnya.
Ditanya dari kesatuan mana, para TNI ini bungkam. “Udah ya kami ke sana dulu urus motor ini,” ujarnya.
Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol Budi Hendrawan saat dihubungi
enggan mengangkat telepon. SMS juga tak dibalas terkait insident
tersebut (SUMUTPOS.CO)

0 Comments:
Posting Komentar