Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus terus menjalin
komunikasi dan tali silaturahmi dengan warga Provinsi Jambi dari berbagai
kalangan. Minggu (10/5) Gubernur menyempatkan diri untuk menyapa warga Jambi
keturunan Indonesia Timur, khususnya Flores-Maumere. Pertemuan Gubernur dengan
warga yang tergabung dalam komunitas KBM (Keluarga Besar Maumere) Provinsi
Jambi ini berlangsung di salah satu rumah warga asal NTT di kompleks Yuka,
Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.
Pada saat kedatangannya, Gubernur diterima pengurus
dan sesepuh KBM serta disambut tarian gong waning, sebuah tarian
khas asal Kabupaten Sika, Flores, NTT. Selanjutnya, di depan ratusan warga
keturunan NTT, Gubernur mengungkapkan kebagiaannya bisa bertemu dan
bersilaturahmi dengan sebanyak mungkin warga Jambi, tanpa memandang latar
belakang suku, agama, kelompok maupun kemampuan ekonomi.
Selanjutnya, ia juga menjelaskan program-program
pembangunan yang selama ini telah dilaksanakan di Provinsi Jambi.Selanjutnya,
Gubernur juga mengapreasiasi kekompakan dan kebersamaan masyarakat Jambi,
khususnya masyarakat dari Maumere yang dinilai telah memberikan sumbangan
positif untuk pembangunan Provinsi Jambi dengan bekerja terutama sektor-sektor
swasta.
“Saya selalu mengingat masyarakat asal Flores sebagai
orang-orang yang berani. Tidak mudah merantau mengarungi lautan dan mencari
rezeki di daerah lain,” ungkapnya.
Berkaitan dengan kepemimpinan, Gubernur menyampaikan
bahwa memang menjadi pemimpin itu tidak gampang. "Menjadi pemimpin itu
berat. Setiap kamu menjadi pemimpin kamu akan diminta pertanggungjawaban atas
kepemimpinannya," jelasnya.
Prinsip kepemimpinan ini menurutnya berlaku untuk
semua level. "Kita memang sebagai pemimpin, bapa-bapa sebagai kepala
keluarga juga akan diminta pertanggungjawaban. Berbahagialah seorang pemimpin
selama ia memimpin menjadi kenangan manis bagi orang-orang yang
dipimpinnya," ungkapnya.
Gubernur berharap agar masyarakat Jambi selalu
berjuang untuk mendapat amal baik di sisi Allah. "Saya berusaha sekuat
tenaga untuk datang melihat keadaan umat dan masyarakat. Apa yang kita buat
selama ini, 27 ribu lebih bedah rumah masyarat. Bebaskan orang gila yang
dipasung lebih dari 200 orang. Saya bertekad dan berniat untuk mengurus
umat/masyarakat Jambi," pungkas Gubernur. Sebelumnya, ketua Keluarga Besar
Maumere Provinsi Jambi, Marsel Gego, SH atas nama masyarakat Flores-Maumere
mengapresiasi semua program pembanguna yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi
Jambi di masa kepemimpinan Gubernur HBA.
“Banyak sekali proyek-proyek pembangunan yang berpihak
pada masyarakat, khususnya program Samisake dan pembangunan pelabuhan Ujung
Jabung yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat Jambi,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar ke depan masih akan ada lagi
program-program pembangunan lainnya yang akan lebih meningkatkan kesejahtaraan
masyarakat. Masyarakat KBM juga mendoakan sesuai keyakinan agamanya agar
pemerintahan Provinsi Jambi dapat berjalan sesuai yang diharapkan dan Jambi
akan selalu menjadi daerah yang aman bagi siapapun warga yang ada.

0 Comments:
Posting Komentar