Infokerinci.co.vu - Sarolangun (13/5), Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Mandiangin yang di back up Tim Buser
Polres Sarolangun, berhasil menangkap Muharomay alias Romay (26), warga
Desa Rengkiling Simpang, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun,
yang selama ini dikenal sebagai bandit jalanan.
Saat akan ditangkap Rabu (13/5) dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB, Romay sempat melakukan perlawanan dengan cara berontak, dan berusaha melarikan diri. Akhirnya, aparat kepolisian terpaksa melumpuhkan Romay dengan tembakan di kakinya.
"Anggota yang melakukan penangkapan telah memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Akhirnya pelaku kita lumpuhkan dengan tembakan di kaki," ujar Kapolres Sarolangun, AKBP Ridho Hartawan, yang didampingi Kapolsek Mandiangin, AKP Vicky Tri Haryanto.
Disebutkan Ridho, pelaku sering melakukan pemerasan disertai pengancaman terhadap pengguna jalan. Terkait penangkapan ini, sambung Ridho, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Shogun warna hitam tanpa plat nomor, yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.
"Kasusnya masih kita kembangkan. Pelaku masih kita periksa intensif," pungkasnya.
Saat akan ditangkap Rabu (13/5) dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB, Romay sempat melakukan perlawanan dengan cara berontak, dan berusaha melarikan diri. Akhirnya, aparat kepolisian terpaksa melumpuhkan Romay dengan tembakan di kakinya.
"Anggota yang melakukan penangkapan telah memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Akhirnya pelaku kita lumpuhkan dengan tembakan di kaki," ujar Kapolres Sarolangun, AKBP Ridho Hartawan, yang didampingi Kapolsek Mandiangin, AKP Vicky Tri Haryanto.
Disebutkan Ridho, pelaku sering melakukan pemerasan disertai pengancaman terhadap pengguna jalan. Terkait penangkapan ini, sambung Ridho, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Shogun warna hitam tanpa plat nomor, yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.
"Kasusnya masih kita kembangkan. Pelaku masih kita periksa intensif," pungkasnya.
http://www.metrojambi.com

0 Comments:
Posting Komentar